- Terima Permohonan Izin Penelitian Inovasi Sindolalak, Disdukcapil Purworejo Berikan Sambutan Positif
- Dua Pelajar Asal Nusa Tenggara Timur di Purworejo Senang Terima KTP dari Disdukcapil
- Update SIAK Terpusat, Disdukcapil Purworejo Sampaikan Informasi bahwa Pengajuan Kartu Keluarga Kini Terintegrasi dengan Status Perekaman KTP-el
- Akta Perkawinan Pertama Tahun 2026 diserahkan Disdukcapil Purworejo
- Waspada Penipuan Aktivasi IKD, Disdukcapil Purworejo Siapkan Konten Himbauan
- Disdukcapil Purworejo Bentuk Tim Kerja sebagai Dasar Penyusunan IKI dan e-Kinerja
- Apel Pagi, Disdukcapil Purworejo Imbau ASN Segera Rampungkan Pelaporan e-Kinerja Tahun 2025
- Sebagai Acuan Pengambilan Kebijakan Dinas Sosial, Disdukcapil Purworejo Lakukan Identifikasi Biometrik Penduduk Rentan di RSUD Tjitro Wardojo
- Disdukcapil Purworejo Tuntaskan Persiapan Kios Adminduk, Ditargetkan Beroperasi 2027
- Berupaya Wujudkan Pelayanan Publik yang Responsif, Ribuan Aduan Masyarakat Ditangani Disdukcapil Purworejo Selama 2025
Aktif Fasilitasi Pembuatan Akta Kematian Melalui Inovasi PAK SUBUR Disdukcapil Purworejo, Pemdes Kunir Serahkan Produk Ke 111
.jpg)
Keterangan Gambar : penyerahan akta kematian hasil inovasi PAK SUBUR
Disdukcapil- Akta
Kematian sangat penting karena merupakan alat bukti sah dan otentik tentang
kematian seseorang yang diakui hukum, memberikan kepastian hukum bagi ahli waris
dan diperlukan untuk berbagai urusan administrasi seperti pengurusan warisan,
klaim asuransi, pengurusan pensiun.
Hal
tersebut mendasari Pemerintah Desa Kunir menyambut baik inovasi dari
Disdukcapil Purworejo yaitu Penyerahan Akta Kematian Sebelum Jenazah Dikubur
atau PAK SUBUR dengan aktif memberikan fasilitasi bagi warganya yang meninggal,
seperti pada Selasa (9/9/2025) dengan atas nama Ibu Tukiyem.
Penyerahan
ini menjadi produk ke 111 selama periode 1 Agustus 2020 sampai dengan 9
September 2025 berdasarkan penuturan Muhamad Mansur Ali, Kasi Pemerintahan Desa
Kunir saat dikonfirmasi melalui pesan WhatApps.
“Akta
Kematian ini merupakan yang ke 111 sejak 1 Agustus 2020, PAK SUBUR awalnya
mendapat tantangan dari masyarakat. Namun berkat sosialisasi yang tanpa henti,
sekarang setiap kematian warga di desa kami program ini sudah berjalan”, ungkap
Muhamad Mansur Ali.
Dengan
suksesnya penerapan inovasi PAK SUBUR diharapkan terwujdudnya data kependudukan
dan statistik kependudukan yang valid bagi pemerintah sehingga perencanaan dan
alokasi anggaran dapat akurat dan tepat sasaran. (sr)

.jpg)
.jpg)