- Disdukcapil Purworejo Optimalkan Layanan Terintegrasi, Akta Perkawinan Diserahkan Sekaligus dengan Dokumen Lain
- Percepat Transformasi Digital, Disdukcapil Purworejo Sukses Aktivasi IKD bagi 39 Warga Desa Sedayu
- Disdukcapil Purworejo Tembus Akses Sulit, Hadirkan Layanan KTP-el bagi Warga Rentan di Desa Giyombong
- Momentum Hari Kartini, Disdukcapil Purworejo Tetap Gencarkan Layanan Jemput Bola KTP-el
- Disdukcapil Purworejo Hadiri Resepsi Hari Kartini ke-147, Perkuat Peran Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045
- Disdukcapil Purworejo Hadiri Rakor SPMB, Tegaskan Peran Validasi Data Kependudukan
- Disdukcapil Purworejo Hadirkan Layanan Inklusif, Jangkau ODGJ di RSI Loano dan Disabilitas Desa Sendangsari
- Disdukcapil Purworejo Ikuti Sosialisasi Permendagri Nomor 2 Tahun 2026
- Disdukcapil Purworejo Gelar Rapat Pembahasan Profil Kependudukan, BPS Siap Fasilitasi Data Ekonomi
- Disdukcapil Purworejo Gelar Forum Konsultasi Publik, Paparkan Hasil SKM Triwulan I Tahun 2026 dan Beberapa Standar Operasional Prosedur
Aktif Fasilitasi Pembuatan Akta Kematian Melalui Inovasi PAK SUBUR Disdukcapil Purworejo, Pemdes Kunir Serahkan Produk Ke 111
.jpg)
Keterangan Gambar : penyerahan akta kematian hasil inovasi PAK SUBUR
Disdukcapil- Akta
Kematian sangat penting karena merupakan alat bukti sah dan otentik tentang
kematian seseorang yang diakui hukum, memberikan kepastian hukum bagi ahli waris
dan diperlukan untuk berbagai urusan administrasi seperti pengurusan warisan,
klaim asuransi, pengurusan pensiun.
Hal
tersebut mendasari Pemerintah Desa Kunir menyambut baik inovasi dari
Disdukcapil Purworejo yaitu Penyerahan Akta Kematian Sebelum Jenazah Dikubur
atau PAK SUBUR dengan aktif memberikan fasilitasi bagi warganya yang meninggal,
seperti pada Selasa (9/9/2025) dengan atas nama Ibu Tukiyem.
Penyerahan
ini menjadi produk ke 111 selama periode 1 Agustus 2020 sampai dengan 9
September 2025 berdasarkan penuturan Muhamad Mansur Ali, Kasi Pemerintahan Desa
Kunir saat dikonfirmasi melalui pesan WhatApps.
“Akta
Kematian ini merupakan yang ke 111 sejak 1 Agustus 2020, PAK SUBUR awalnya
mendapat tantangan dari masyarakat. Namun berkat sosialisasi yang tanpa henti,
sekarang setiap kematian warga di desa kami program ini sudah berjalan”, ungkap
Muhamad Mansur Ali.
Dengan
suksesnya penerapan inovasi PAK SUBUR diharapkan terwujdudnya data kependudukan
dan statistik kependudukan yang valid bagi pemerintah sehingga perencanaan dan
alokasi anggaran dapat akurat dan tepat sasaran. (sr)

.jpg)
.jpg)