- Disdukcapil Purworejo Terima Hasil Kajian Mahasiswi UNS tentang Identitas Kependudukan Digital
- Disdukcapil Purworejo Rilis Data Statistik Terbaru, Desa Brunorejo Masuk Lima Besar Wilayah dengan Penduduk Terbanyak di Purworejo
- Akta Perkawinan ke-36 Disdukcapil Purworejo Jadi Momentum Dorong Tertib Administrasi
- Disdukcapil Purworejo Cek Identitas Korban Kecelakaan Lalu Lintas di RSUD Tjitrowardojo
- Disdukcapil Purworejo Gerak Cepat, Bupati Serahkan Akta Kematian Korban Kebakaran
- Rapat Persiapan digelar, Disdukcapil Purworejo Mantapkan Keikutsertaan Karnaval
- Pegawai Luar Kota Tetap Hadir, Disdukcapil Purworejo Ikuti Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan di Alun- Alun
- Disdukcapil Purworejo Bagikan Bendera Merah Putih, Semarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia
- Disdukcapil Purworejo Perkuat Pemahaman Pelaporan MCSP RBS 2026 Melalui Diseminasi, Pengaduan dan Pengendalian Gratifikasi Jadi Salah Satu Indikator
- Percepat Implementasi Kios Adminduk Pasca Soft Launching, Disdukcapil Purworejo Gelar Bimtek SIAK Terpusat di Kecamatan Gebang
Lewat Grup WhatsApp Pelayanan Adminduk Desa, Identitas ODGJ Akhirnya Ditemukan

Keterangan Gambar : Kondisi ODGJ saat dilakukan Identifikasi Tim Disdukcapil Purworejo
Disdukcapil- Upaya
pengungkapan identitas Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sempat berada
disekitar kawasan Perumahan Casanova, Kelurahan Kledung Kradenan, Kecamatan
Banyuurip, akhirnya membuahkan hasil. Identitas tersebut berhasil diketahui
berkat sinergi antarpetugas melalui Grup WhatsApp Pelayanan Administrasi
Kependudukan (Adminduk) Desa.
Sebelumnya,
warga melaporkan keberadaan yang bersangkutan kepada Bhabinkamtibmas setempat
karena dinilai meresahkan lingkungan. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti
dengan pengiriman pasien ke RSUD Tjitrowardojo untuk mendapatkan penanganan
medis.
Tim
dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo (Disdukcapil)
bergerak cepat melakukan proses identifikasi pada Senin (2/3/2026). Kegiatan
tersebut dikoordinatori oleh Analis Kebijakan Ahli Muda, R. Anang Widodo, SE.
Namun, proses awal belum membuahkan hasil karena data kependudukan yang
bersangkutan tidak ditemukan dalam sistem.
Berbagai
langkah identifikasi biometrik telah ditempuh, mulai dari perekaman sidik jari
melalui perangkat KTP elektronik (KTP-el) hingga pemindaian iris mata. Hasilnya
tetap nihil, sehingga identitas pasien belum dapat dipastikan untuk keperluan
administrasi rumah sakit maupun koordinasi dengan Dinas Sosial terkait rencana
pemulangan.
Menghadapi
kendala tersebut, Disdukcapil Purworejo mengambil langkah alternatif dengan
menyebarluaskan foto yang bersangkutan melalui Grup WhatsApp Pelayanan Adminduk
Desa yang telah dibentuk di setiap kecamatan. Strategi ini terbukti efektif.
Dari
informasi yang masuk melalui grup tersebut, diketahui bahwa ODGJ tersebut
merupakan warga salah satu desa di Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo.
Informasi itu kemudian dikonfirmasi lebih lanjut sehingga identitas yang
bersangkutan dapat dipastikan.
Sekedar
informasi, Grup WA Pelayanan Adminduk Desa berfungsi sebagai jembatan
koordinasi cepat dan efektif antara desa dan Disdukcapil guna mendukung
pelayanan administrasi kependudukan yang responsif, akurat, dan tepat sasaran.
Keberhasilan
ini menjadi bukti pentingnya pemanfaatan teknologi komunikasi dan koordinasi
lintas wilayah dalam mendukung pelayanan administrasi kependudukan. Dengan
terungkapnya identitas, proses administrasi di rumah sakit serta langkah tindak
lanjut oleh Dinas Sosial kini dapat dilakukan sesuai ketentuan.(sr)

.jpg)
_(1).jpg)
.jpg)