- Disdukcapil Purworejo Salurkan Gratifikasi Ayam Geprek kepada Warga Sekitar Kantor
- Peringati Harkitnas 2026, Disdukcapil Purworejo Ikuti Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Projo Handoko Loyo
- Disdukcapil Purworejo Siapkan Jadwal Jemput Bola Perekaman KTP-el untuk Siswa SMK
- Menjadi Syarat Mutlak Memperoleh Akses Layanan Publik, Disdukcapil Purworejo Fasilitasi Perekaman KTP-el bagi ODGJ di Desa Tegalsari Bruno
- Layanan Disdukcapil Purworejo Saat Libur Cuti Bersama Tetap Ramai, Permohonan Pencetakan KTP-el Mendominasi
- Disdukcapil Purworejo Tetap Buka Layanan pada Libur Nasional Kenaikan Yesus Kristus, Sebanyak 78 Produk Administrasi Kependudukan Terlayani
- Disdukcapil Purworejo Tetap Buka Pelayanan Saat Libur dan Cuti Bersama Kenaikan Isa Almasih
- Disdukcapil Purworejo Tuntaskan Susulan Rekam KTP-el Pelajar MAN Purworejo
- Disdukcapil Purworejo Layani Perubahan Tanda Tangan KTP-el dan Rekam Data Warga Rentan dengan Sistem Jemput Bola
- Disdukcapil Purworejo Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Data Kependudukan
Lewat Grup WhatsApp Pelayanan Adminduk Desa, Identitas ODGJ Akhirnya Ditemukan

Keterangan Gambar : Kondisi ODGJ saat dilakukan Identifikasi Tim Disdukcapil Purworejo
Disdukcapil- Upaya
pengungkapan identitas Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sempat berada
disekitar kawasan Perumahan Casanova, Kelurahan Kledung Kradenan, Kecamatan
Banyuurip, akhirnya membuahkan hasil. Identitas tersebut berhasil diketahui
berkat sinergi antarpetugas melalui Grup WhatsApp Pelayanan Administrasi
Kependudukan (Adminduk) Desa.
Sebelumnya,
warga melaporkan keberadaan yang bersangkutan kepada Bhabinkamtibmas setempat
karena dinilai meresahkan lingkungan. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti
dengan pengiriman pasien ke RSUD Tjitrowardojo untuk mendapatkan penanganan
medis.
Tim
dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo (Disdukcapil)
bergerak cepat melakukan proses identifikasi pada Senin (2/3/2026). Kegiatan
tersebut dikoordinatori oleh Analis Kebijakan Ahli Muda, R. Anang Widodo, SE.
Namun, proses awal belum membuahkan hasil karena data kependudukan yang
bersangkutan tidak ditemukan dalam sistem.
Berbagai
langkah identifikasi biometrik telah ditempuh, mulai dari perekaman sidik jari
melalui perangkat KTP elektronik (KTP-el) hingga pemindaian iris mata. Hasilnya
tetap nihil, sehingga identitas pasien belum dapat dipastikan untuk keperluan
administrasi rumah sakit maupun koordinasi dengan Dinas Sosial terkait rencana
pemulangan.
Menghadapi
kendala tersebut, Disdukcapil Purworejo mengambil langkah alternatif dengan
menyebarluaskan foto yang bersangkutan melalui Grup WhatsApp Pelayanan Adminduk
Desa yang telah dibentuk di setiap kecamatan. Strategi ini terbukti efektif.
Dari
informasi yang masuk melalui grup tersebut, diketahui bahwa ODGJ tersebut
merupakan warga salah satu desa di Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo.
Informasi itu kemudian dikonfirmasi lebih lanjut sehingga identitas yang
bersangkutan dapat dipastikan.
Sekedar
informasi, Grup WA Pelayanan Adminduk Desa berfungsi sebagai jembatan
koordinasi cepat dan efektif antara desa dan Disdukcapil guna mendukung
pelayanan administrasi kependudukan yang responsif, akurat, dan tepat sasaran.
Keberhasilan
ini menjadi bukti pentingnya pemanfaatan teknologi komunikasi dan koordinasi
lintas wilayah dalam mendukung pelayanan administrasi kependudukan. Dengan
terungkapnya identitas, proses administrasi di rumah sakit serta langkah tindak
lanjut oleh Dinas Sosial kini dapat dilakukan sesuai ketentuan.(sr)

.jpg)
.jpg)
.jpg)