- Disdukcapil Purworejo Gelar Rapat Persiapan Penyusunan Profil Perkembangan Kependudukan 2025
- Kepemilikan KTP-el Jadi Syarat Penting Pengajuan PTSL, Disdukcapil Purworejo Layani Warga Disabilitas di Desa Wonoyoso
- Disdukcapil Purworejo Hadiri Rakerda TP PKK Kabupaten Purworejo
- Meskipun Hujan Mengguyur, Pegawai Disdukcapil Purworejo Tetap Antusias Ikuti Sholat Tarawih Berjamaah di Mushola At Taqwa Komplek Pendopo Bupati
- Lewat Grup WhatsApp Pelayanan Adminduk Desa, Identitas ODGJ Akhirnya Ditemukan
- Disdukcapil Purworejo Siapkan Layanan Piket Lebaran, Dukung Optimalisasi Administrasi Kependudukan
- Penuh Antusias, Perwakilan Pegawai Disdukcapil Purworejo Mengikuti Apel Luar Biasa dengan Mengenakan Pakaian Adat
- Lahir di Jepang, Anak Warga Desa Kesugihan Resmi Tercatat di Disdukcapil Purworejo
- Jemput Bola di SMAN 6 Purworejo, Disdukcapil Tegaskan Rekam KTP-el Bisa Sejak 16 Tahun, Genap 17 Tinggal Ambil
- Pasangan Warga Tanjungrejo yang Menikah dengan Warga Negara Asing Lakukan Pembaruan KK di Disdukcapil Purworejo
Lewat Grup WhatsApp Pelayanan Adminduk Desa, Identitas ODGJ Akhirnya Ditemukan

Keterangan Gambar : Kondisi ODGJ saat dilakukan Identifikasi Tim Disdukcapil Purworejo
Disdukcapil- Upaya
pengungkapan identitas Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sempat berada
disekitar kawasan Perumahan Casanova, Kelurahan Kledung Kradenan, Kecamatan
Banyuurip, akhirnya membuahkan hasil. Identitas tersebut berhasil diketahui
berkat sinergi antarpetugas melalui Grup WhatsApp Pelayanan Administrasi
Kependudukan (Adminduk) Desa.
Sebelumnya,
warga melaporkan keberadaan yang bersangkutan kepada Bhabinkamtibmas setempat
karena dinilai meresahkan lingkungan. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti
dengan pengiriman pasien ke RSUD Tjitrowardojo untuk mendapatkan penanganan
medis.
Tim
dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo (Disdukcapil)
bergerak cepat melakukan proses identifikasi pada Senin (2/3/2026). Kegiatan
tersebut dikoordinatori oleh Analis Kebijakan Ahli Muda, R. Anang Widodo, SE.
Namun, proses awal belum membuahkan hasil karena data kependudukan yang
bersangkutan tidak ditemukan dalam sistem.
Berbagai
langkah identifikasi biometrik telah ditempuh, mulai dari perekaman sidik jari
melalui perangkat KTP elektronik (KTP-el) hingga pemindaian iris mata. Hasilnya
tetap nihil, sehingga identitas pasien belum dapat dipastikan untuk keperluan
administrasi rumah sakit maupun koordinasi dengan Dinas Sosial terkait rencana
pemulangan.
Menghadapi
kendala tersebut, Disdukcapil Purworejo mengambil langkah alternatif dengan
menyebarluaskan foto yang bersangkutan melalui Grup WhatsApp Pelayanan Adminduk
Desa yang telah dibentuk di setiap kecamatan. Strategi ini terbukti efektif.
Dari
informasi yang masuk melalui grup tersebut, diketahui bahwa ODGJ tersebut
merupakan warga salah satu desa di Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo.
Informasi itu kemudian dikonfirmasi lebih lanjut sehingga identitas yang
bersangkutan dapat dipastikan.
Sekedar
informasi, Grup WA Pelayanan Adminduk Desa berfungsi sebagai jembatan
koordinasi cepat dan efektif antara desa dan Disdukcapil guna mendukung
pelayanan administrasi kependudukan yang responsif, akurat, dan tepat sasaran.
Keberhasilan
ini menjadi bukti pentingnya pemanfaatan teknologi komunikasi dan koordinasi
lintas wilayah dalam mendukung pelayanan administrasi kependudukan. Dengan
terungkapnya identitas, proses administrasi di rumah sakit serta langkah tindak
lanjut oleh Dinas Sosial kini dapat dilakukan sesuai ketentuan.(sr)

.jpg)
.jpg)
.jpg)