- Perkawinan Campuran WNI dengan WNA Hellenik, Disdukcapil Purworejo Terbitkan Akta Resmi
- Disdukcapil Purworejo Laksanakan Jemput Bola Perekaman KTP-el bagi Anak Binaan di LPKA Kelas I Kutoarjo pada Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan
- Disdukcapil Purworejo Akhiri Tahap I Jemput Bola Perekaman KTP-el di MA Nuurul Waahid Krandegan
- Disdukcapil Purworejo Optimalkan Layanan Terintegrasi, Akta Perkawinan Diserahkan Sekaligus dengan Dokumen Lain
- Percepat Transformasi Digital, Disdukcapil Purworejo Sukses Aktivasi IKD bagi 39 Warga Desa Sedayu
- Disdukcapil Purworejo Tembus Akses Sulit, Hadirkan Layanan KTP-el bagi Warga Rentan di Desa Giyombong
- Momentum Hari Kartini, Disdukcapil Purworejo Tetap Gencarkan Layanan Jemput Bola KTP-el
- Disdukcapil Purworejo Hadiri Resepsi Hari Kartini ke-147, Perkuat Peran Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045
- Disdukcapil Purworejo Hadiri Rakor SPMB, Tegaskan Peran Validasi Data Kependudukan
- Disdukcapil Purworejo Hadirkan Layanan Inklusif, Jangkau ODGJ di RSI Loano dan Disabilitas Desa Sendangsari
Antrean Padat, Sekolah Batasi Peserta didalam Ruangan pada Jemput Bola Pelayanan Rekam KTP-el dari Disdukcapil di SMAN 10 Purworejo

Keterangan Gambar : Suasana saat Jemput Bola Pelayanan Rekam KTP-el di SMAN 10 Purworejo
Disdukcapil- Antrean
siswa yang berdesakan saat pelaksanaan pelayanan jemput bola rekam KTP
elektronik (KTP-el) di SMAN 10 Purworejo, Selasa (10/3/2026), membuat pihak
sekolah mengambil kebijakan untuk membatasi jumlah peserta di dalam ruangan.
Melalui
pengurus OSIS yang bertugas mendampingi kegiatan, sekolah menetapkan bahwa
hanya sepuluh siswa yang diperbolehkan berada di ruang pelayanan, sementara
yang lainnya menunggu giliran di luar ruangan.
Pelayanan
yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)
Kabupaten Purworejo tersebut diikuti oleh siswa berusia 16 tahun yang melakukan
perekaman data biometrik sebagai persiapan penerbitan KTP-el saat mereka genap
berusia 17 tahun.
Semangat
siswa mengikuti tahapan perekaman juga didukung oleh kebijakan sekolah yang
memperbolehkan mereka mengenakan pakaian bebas namun tetap sopan, bukan seragam
sekolah. Selain itu, siswa juga diperkenankan berdandan agar tampil rapi saat
proses pengambilan foto KTP-el.
Dalam
kegiatan tersebut, sebanyak 69 siswa berhasil melakukan perekaman data
biometrik dengan lancar. Karena tingginya jumlah antrean, sebagian siswa
memilih mengikuti layanan perekaman di Kantor Kecamatan Pituruh.
Sementara
itu, siswa yang belum sempat mengikuti perekaman pada hari tersebut dijadwalkan
akan dilayani pada hari berikutnya. Program jemput bola ini menjadi upaya
Disdukcapil Purworejo untuk mendekatkan layanan administrasi kependudukan
kepada para pelajar.(sr)

.jpg)
.jpg)
.jpg)