- Disdukcapil Purworejo Hadirkan Pelayanan Ramah Disabilitas, Sumarni Rasakan Kemudahan Rekam KTP-el
- Disdukcapil Purworejo Catat 38 Warga Negara Asing Aktif di Kabupaten Purworejo
- Meski Berjarak Lebih dari 28 Kilometer, Disdukcapil Purworejo Tetap Optimalkan Implementasi Kios Adminduk di Kecamatan Bruno
- Disdukcapil Purworejo Awali Pekan Kerja dengan Pembacaan Sumpah Pelayanan Publik
- Disdukcapil Purworejo Lanjutkan Pengembangan Kios Adminduk, Enam Kelurahan di Kutoarjo terima Instalasi SIAK disertai Bimtek
- Disdukcapil Purworejo Ikuti Forum Dukcapil Prima, Perkuat Peran Dukcapil dalam Transformasi Digital Layanan Publik
- Disdukcapil Purworejo Ikuti Sosialisasi Transformasi Budaya Kerja ASN
- Disdukcapil PurworejoLakukan Perekaman KTP-el bagi Penduduk Rentan di Rumah Sakit dan Desa Kalinongko Loano
- Apel Pagi, Kepala Disdukcapil Purworejo Minta Pegawai Kuasai Juknis Kios Adminduk
- Disdukcapil Purworejo Gelar Rakor, Perkuat Peran Pegawai Kecamatan Usai Rotasi Personel
Disdukcapil Purworejo Laksanakan Jemput Bola Perekaman KTP-el bagi Anak Binaan di LPKA Kelas I Kutoarjo pada Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan

Keterangan Gambar : Proses Layanan Rekam KTP-el di LPKA Kelas I Kutoarjo pada Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan
Disdukcapil- Dalam
rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026, Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo menggelar
layanan jemput bola perekaman KTP elektronik (KTP-el) bagi anak binaan di Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Kutoarjo, Senin (27/4/2026).
Sebanyak
enam anak binaan mengikuti proses perekaman biometrik sebagai syarat penerbitan
KTP-el setelah genap berusia 17 tahun. Tahapan yang dilalui meliputi
pengambilan foto, perekaman tanda tangan, sidik jari, serta iris mata, yang
kemudian dilanjutkan dengan proses verifikasi oleh petugas Disdukcapil untuk
memastikan keakuratan data.
Kegiatan
ini dikoordinatori oleh Analis Kebijakan Ahli Muda Disdukcapil Purworejo, R.
Anang Widodo, SE. Ia menyampaikan bahwa layanan ini merupakan bentuk komitmen
pemerintah dalam memberikan akses administrasi kependudukan yang inklusif,
termasuk bagi anak binaan yang sedang menjalani masa pembinaan.
“Melalui
layanan jemput bola ini, kami ingin memastikan bahwa hak identitas tetap
terpenuhi bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali, sehingga dapat mendukung
proses pembinaan dan mempermudah reintegrasi sosial mereka ke masyarakat,”
ujarnya.
Kegiatan
ini juga menjadi bagian dari gerakan nasional pelayanan administrasi
kependudukan yang dilaksanakan secara serentak oleh Disdukcapil kabupaten/kota
di seluruh Indonesia dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan Tahun 2026.
Diharapkan, upaya ini mampu meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen
kependudukan sekaligus memperkuat pelayanan publik yang prima dan berkeadilan.(sr)

.jpg)
_(1).jpg)
.jpg)