- Perkawinan Campuran WNI dengan WNA Hellenik, Disdukcapil Purworejo Terbitkan Akta Resmi
- Disdukcapil Purworejo Laksanakan Jemput Bola Perekaman KTP-el bagi Anak Binaan di LPKA Kelas I Kutoarjo pada Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan
- Disdukcapil Purworejo Akhiri Tahap I Jemput Bola Perekaman KTP-el di MA Nuurul Waahid Krandegan
- Disdukcapil Purworejo Optimalkan Layanan Terintegrasi, Akta Perkawinan Diserahkan Sekaligus dengan Dokumen Lain
- Percepat Transformasi Digital, Disdukcapil Purworejo Sukses Aktivasi IKD bagi 39 Warga Desa Sedayu
- Disdukcapil Purworejo Tembus Akses Sulit, Hadirkan Layanan KTP-el bagi Warga Rentan di Desa Giyombong
- Momentum Hari Kartini, Disdukcapil Purworejo Tetap Gencarkan Layanan Jemput Bola KTP-el
- Disdukcapil Purworejo Hadiri Resepsi Hari Kartini ke-147, Perkuat Peran Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045
- Disdukcapil Purworejo Hadiri Rakor SPMB, Tegaskan Peran Validasi Data Kependudukan
- Disdukcapil Purworejo Hadirkan Layanan Inklusif, Jangkau ODGJ di RSI Loano dan Disabilitas Desa Sendangsari
Disdukcapil Purworejo Laksanakan Jemput Bola Perekaman KTP-el bagi Anak Binaan di LPKA Kelas I Kutoarjo pada Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan

Keterangan Gambar : Proses Layanan Rekam KTP-el di LPKA Kelas I Kutoarjo pada Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan
Disdukcapil- Dalam
rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026, Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo menggelar
layanan jemput bola perekaman KTP elektronik (KTP-el) bagi anak binaan di Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Kutoarjo, Senin (27/4/2026).
Sebanyak
enam anak binaan mengikuti proses perekaman biometrik sebagai syarat penerbitan
KTP-el setelah genap berusia 17 tahun. Tahapan yang dilalui meliputi
pengambilan foto, perekaman tanda tangan, sidik jari, serta iris mata, yang
kemudian dilanjutkan dengan proses verifikasi oleh petugas Disdukcapil untuk
memastikan keakuratan data.
Kegiatan
ini dikoordinatori oleh Analis Kebijakan Ahli Muda Disdukcapil Purworejo, R.
Anang Widodo, SE. Ia menyampaikan bahwa layanan ini merupakan bentuk komitmen
pemerintah dalam memberikan akses administrasi kependudukan yang inklusif,
termasuk bagi anak binaan yang sedang menjalani masa pembinaan.
“Melalui
layanan jemput bola ini, kami ingin memastikan bahwa hak identitas tetap
terpenuhi bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali, sehingga dapat mendukung
proses pembinaan dan mempermudah reintegrasi sosial mereka ke masyarakat,”
ujarnya.
Kegiatan
ini juga menjadi bagian dari gerakan nasional pelayanan administrasi
kependudukan yang dilaksanakan secara serentak oleh Disdukcapil kabupaten/kota
di seluruh Indonesia dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan Tahun 2026.
Diharapkan, upaya ini mampu meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen
kependudukan sekaligus memperkuat pelayanan publik yang prima dan berkeadilan.(sr)

.jpg)
.jpg)
.jpg)