- Disdukcapil Purworejo Pastikan Keabsahan Dokumen Peserta Rekrutmen Polri 2026
- Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, Disdukcapil Purworejo Tambah Loket Perekaman KTP-el
- Halal Bihalal Disdukcapil Purworejo Berlangsung Hangat, Awali Aktivitas Pasca Libur Lebaran
- Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Disdukcapil Purworejo Ajak Warga Manfaatkan Layanan
- Disdukcapil Purworejo Salurkan Dana UPZ BAZNAS untuk Warga Sakit dan Lembaga Sosial Jelang Lebaran
- Disdukcapil Purworejo Laksanakan Perekaman KTP-el bagi Anak Binaan di LPKA Kutoarjo
- ASN Setda Purworejo Meninggal Dunia, Akta Kematian Diserahkan Sebelum Pemakaman
- Jelang Idul Fitri Disdukcapil Purworejo Akhiri Layanan Sementara Jemput Bola Perekaman KTP-el di Sekolah
- Perangi Praktik Gratifikasi, Disdukcapil Purworejo Siapkan Flyer dan Konten Himbauan
- Sekolah Berbasis Pondok Mulai Libur, Layanan Perekaman KTP-el di Disdukcapil Purworejo Mengalami Peningkatan
Berlangsung Dua Hari, Jemput Bola Perekaman KTP-el dari Disdukcapil Purworejo di SMK Nurussalaf Kemiri Berhasil Layani 97 Siswa

Keterangan Gambar : Layanan Jemput Bola Perekaman KTP-el di SMK Nurussalaf Kemiri
Disdukcapil- Layanan
Jemput Bola Perekaman KTP-el telah selesai dilaksanakan Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo di SMK Nurussalaf Kemiri pada Senin
(10/11/2025).
Berlangsung
selama dua hari yang dimulai pada Jumat (7/11/2025), kegiatan ini mampu merekam
biometrik sebanyak 97 siswa.
Secara
tertib dan bergantian, siswa- siswi dari Kelas 2 dan Kelas 3 yang telah berusia
16 tahun keatas yang belum melakukan perekaman biometrik sebagai dasar
pencetakan KTP setelah genap berusia 17 tahun mengikuti tahapan yang telah
ditentukan.
Adapun
tahapannya meliputi pengambilan foto, rekam tanda tangan, rekam sidik jari,
rekam iris mata serta verifikasi.
Menanggapi
pelayanan jemput bola perekaman KTP-el dari Disdukcapil Purworejo, pihak
sekolah melalui Waka Kesiswaan menyampaikan apresiasi dan harapannya.
“Kami
dari pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini karena sangat bermanfaat dimana
diusianya yang ketujuh belas tahun nanti siswa- siswi yang telah mengikuti
rekam KTP tinggal mengambil saja sehingga identitas resmi langsung bisa
digunakan untuk keperluan administrasi, pendidikan maupun pekerjaan di masa
datang”, ungkap Nunita Isa Ubaya, S.Pd., saat dikonfirmasi melalui pesan
WhatApps.
“Semoga
kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut pada tahun- tahun berikutnya
sehingga pelayanan mudah dijangkau masyarakat khususnya pelajar”, imbuhnya.
Sedangkan
terkait masih adanya siswanya dalam daftar wajib KTP belum rekam dimana saat
pelaksanaan jemput bola sedang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan, pihak
sekolah akan mengimbau untuk segera melakukan perekaman di layanan Disdukcapil
terdekat. (sr)
“

.jpg)
.jpg)
.jpg)