- Disdukcapil Purworejo Bagikan Bendera Merah Putih, Semarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia
- Disdukcapil Purworejo Perkuat Pemahaman Pelaporan MCSP RBS 2026 Melalui Diseminasi, Pengaduan dan Pengendalian Gratifikasi Jadi Salah Satu Indikator
- Percepat Implementasi Kios Adminduk Pasca Soft Launching, Disdukcapil Purworejo Gelar Bimtek SIAK Terpusat di Kecamatan Gebang
- KIA Mulai Dipersyaratkan dalam Perpanjangan PIP, Siswa SMKN 4 Purworejo Datangi Disdukcapil
- Kios Adminduk Hadir di Desa, Warga Purworejo Tak Perlu Jauh-Jauh Urus Dokumen Kependudukan
- Disdukcapil Purworejo Terima Kunjungan Kerja Tim Zona Integritas Pemkab Magelang
- Disdukcapil Purworejo Dukung Penelusuran Identitas ODGJ Melalui Identifikasi Biometrik KTP-el
- Disdukcapil Purworejo Ikuti Sosialisasi Penilaian 360 Guna Perkuat Implementasi Manajemen Talenta
- Disdukcapil Kabupaten Purworejo Hadiri Rakornas Dukcapil 2026, Perkuat Implementasi Transformasi Digital Pelayanan Publik
- Aktivasi IKD Mulai Menjadi Persyaratan Rekrutmen di Sejumlah Instansi dan Perusahaan
Sempat Menunggu Lebih dari Satu Jam, Tim Panen Duren Disdukcapil Purworejo Berhasil Rekam KTP-el Warga Rentan di Sidarum

Keterangan Gambar : Perekaman KTP-el Bagi Penduduk Rentan terhadap warga Desa Sidarum
Disdukcapil- Tim
Pelayanan Perekaman KTP-el Penduduk Rentan Dinas Kependudukan dan Pencatatan
Sipil Kabupaten Purworejo harus menunggu lebih dari satu jam
sebelum berhasil melakukan perekaman biometrik terhadap salah satu warga di
Desa Sidarum, Kecamatan Kutoarjo, Kamis (18/6/2026).
Penundaan
terjadi karena warga perempuan berinisial S, yang merupakan penyandang tuna
netra sekaligus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), sempat menolak dilakukan
perekaman KTP-el. Kondisi tersebut membuat proses layanan jemput bola yang
dilakukan Disdukcapil harus tertunda.
Petugas
yang dipimpin Analis Kebijakan Ahli Muda Disdukcapil Purworejo, R. Anang
Widodo, S.E., bersama perangkat desa setempat, kemudian melakukan pendekatan
secara persuasif agar yang bersangkutan bersedia mengikuti proses perekaman.
Selama
proses tersebut, petugas memilih tetap berada di lokasi sambil menunggu hasil
pendekatan yang dilakukan perangkat desa dan pihak terkait. Setelah lebih dari
satu jam, warga tersebut akhirnya bersedia untuk direkam biometriknya.
Proses
perekaman kemudian berjalan hingga selesai, meliputi pengambilan foto,
perekaman sidik jari, dan verifikasi data kependudukan.
“Pendekatan
kepada warga rentan memang membutuhkan waktu dan kesabaran. Yang terpenting
pelayanan tetap dapat dilaksanakan dengan baik,” ujar Anang.
Kegiatan
tersebut merupakan bagian dari program PANEN DUREN (Pelayanan Administrasi
Kependudukan untuk Penduduk Rentan) yang dijalankan Disdukcapil Kabupaten
Purworejo melalui layanan jemput bola. Program ini menyasar penduduk rentan
seperti lanjut usia, penyandang disabilitas, dan Orang Dengan Gangguan Jiwa
(ODGJ) yang mengalami keterbatasan akses pelayanan.
Selain
warga berinisial S, tim juga melakukan perekaman KTP-el terhadap dua warga
rentan lainnya di Desa Sidarum dengan mendatangi langsung rumah masing-masing.
Melalui
kegiatan ini, Disdukcapil Purworejo menegaskan komitmennya untuk menghadirkan
pelayanan administrasi kependudukan yang inklusif, humanis, dan menjangkau
seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

.jpg)
_(1).jpg)
.jpg)