- Meskipun Hujan Mengguyur, Pegawai Disdukcapil Purworejo Tetap Antusias Ikuti Sholat Tarawih Berjamaah di Mushola At Taqwa Komplek Pendopo Bupati
- Lewat Grup WhatsApp Pelayanan Adminduk Desa, Identitas ODGJ Akhirnya Ditemukan
- Disdukcapil Purworejo Siapkan Layanan Piket Lebaran, Dukung Optimalisasi Administrasi Kependudukan
- Penuh Antusias, Perwakilan Pegawai Disdukcapil Purworejo Mengikuti Apel Luar Biasa dengan Mengenakan Pakaian Adat
- Lahir di Jepang, Anak Warga Desa Kesugihan Resmi Tercatat di Disdukcapil Purworejo
- Jemput Bola di SMAN 6 Purworejo, Disdukcapil Tegaskan Rekam KTP-el Bisa Sejak 16 Tahun, Genap 17 Tinggal Ambil
- Pasangan Warga Tanjungrejo yang Menikah dengan Warga Negara Asing Lakukan Pembaruan KK di Disdukcapil Purworejo
- Disdukcapil Purworejo Kembali Hadir di RSUD Tjokronegoro, Percepat Aktivasi IKD bagi Tenaga Kesehatan
- Hari Terakhir Libur Awal Ramadhan Dimanfaatkan Pelajar Ambil KTP, Layanan IKD di Disdukcapil Purworejo Tembus 413 Aktivasi
- Ikuti Pendampingan Internal, Arsiparis Disdukcapil Purworejo Siap Harumkan Nama Daerah di Ajang Nasional 2026
Waspada Penipuan Aktivasi IKD, Disdukcapil Purworejo Siapkan Konten Himbauan

Keterangan Gambar : Proses Pembuatan Konten Himbauan IKD
Disdukcapil-
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo menindaklanjuti
adanya kasus penipuan yang mengatasnamakan pegawai Disdukcapil terkait aktivasi
Identitas Kependudukan Digital (IKD). Penipuan tersebut telah menimbulkan
korban dari masyarakat. Sebagai langkah cepat, Disdukcapil Purworejo menyiapkan
konten himbauan yang proses pembuatannya dilaksanakan pada Selasa (13/1/2026).
Informasi
penipuan diketahui setelah korban, seorang warga desa di wilayah Kecamatan
Bayan yang bekerja di salah satu sekolah di Kabupaten Kebumen, melaporkan
kejadian tersebut kepada pegawai Disdukcapil Purworejo. Korban mengaku
dihubungi oleh pelaku melalui pesan WhatsApp yang mengaku sebagai petugas
Disdukcapil.
Pelaku
menyampaikan informasi adanya kegiatan aktivasi IKD secara massal yang akan
dilaksanakan pada hari Minggu (11/1/2026) di Kantor Kecamatan. Pelaku kemudian
menawarkan bantuan aktivasi secara daring apabila korban tidak dapat hadir
secara langsung. Karena merasa tidak bisa datang, korban menyetujui tawaran
tersebut dan mengikuti arahan pelaku.
Dalam
prosesnya, korban diminta mengklik tautan tertentu serta melakukan swafoto.
Setelah mengikuti instruksi tersebut, korban mengalami kerugian berupa
hilangnya saldo pada aplikasi perbankan yang dimilikinya.
Menanggapi
kejadian tersebut, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi
Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Kabupaten Purworejo, Mukhamad
Safi’I, SE., mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada.
“Apabila
ada pihak yang menghubungi melalui WhatsApp, SMS, atau telepon dan mengatasnamakan
pegawai Disdukcapil Purworejo, masyarakat diminta untuk tidak langsung
percaya,” ujarnya.
Pria
yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubag Perencanaan dan Keuangan ini
menegaskan bahwa layanan aktivasi IKD hanya dilakukan secara tatap muka.
“Aktivasi
IKD hanya dilayani secara langsung di Kantor Disdukcapil, Mal Pelayanan Publik,
16 kecamatan serta Desa- desa yang telah ditunjuk sebagai Desa Cerdas
dan Piloting Kios Adminduk. Tidak ada layanan aktivasi IKD secara online,”
tegasnya.
Lebih
lanjut disampaikan bahwa upaya sosialisasi dan pencegahan penipuan telah
dilakukan sebelumnya. Pada tahun 2025, Disdukcapil Purworejo telah menerbitkan
surat edaran kewaspadaan terhadap penipuan IKD yang disampaikan kepada seluruh
perangkat daerah, kecamatan, dan desa, serta dipublikasikan melalui media
sosial resmi.
Melalui
himbauan ini, Disdukcapil Purworejo berharap masyarakat semakin waspada dan
tidak menjadi korban penipuan serupa. (sr)

.jpg)
.jpg)
.jpg)