- IKD Jadi Pintu Masuk Aktivasi Mandiri Perlinsos, Disdukcapil Purworejo Perkuat Sosialisasi kepada Masyarakat
- Capaian Mentereng Akta Kelahiran dan IKD Bagelen Jadi Modal Tingkatkan Layanan Kios Adminduk
- Efektif Integrasikan Layanan, BALI NYATE Disdukcapil Purworejo Diajukan dalam KIPP Pro Tematik 2026
- Perluas Akses hingga Perbatasan, Disdukcapil Purworejo Gandeng RS Rizki Amalia
- Antusiasme Tinggi, SMKN 2 Purworejo Minta Penjadwalan Tambahan Jemput Bola Perekaman KTP-el
- Sekali Urus, Pasangan Pengantin Terima 9 Produk Adminduk dari Disdukcapil Purworejo
- Meskpun Hari Libur, Disdukcapil Purworejo Hadir dalam Pelayanan pada Gebyar Wisata Loano dan Bazar UMKM
- Dukungan Sekolah Percepat Perekaman, 104 Siswa SMKN 2 Purworejo Berhasil Direkam Biometriknya
- Warga Purworejo Meninggal di Jepang, Disdukcapil Terbitkan Surat Keterangan Pelaporan Pencatatan Sipil dari Luar Wilayah NKRI
- Susul 12 Disdukcapil di Provinsi Jawa Tengah, Disdukcapil Purworejo Ikuti KIPP Pro Tematik 2026
Efektif Integrasikan Layanan, BALI NYATE Disdukcapil Purworejo Diajukan dalam KIPP Pro Tematik 2026

Keterangan Gambar : Penyerahan Dokumen Kependudukan melalui Inovasi BALI NYATE
Disdukcapil-
Kemudahan
memperoleh dokumen kependudukan bagi bayi baru lahir terus dihadirkan Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo melalui inovasi BALI
NYATE atau Bayi Lahir Nyangking Akte. Inovasi ini mengintegrasikan pelayanan
administrasi kependudukan dengan fasilitas kesehatan, sehingga keluarga dapat
memperoleh dokumen anak sekaligus mendukung pemenuhan administrasi pelayanan
kesehatan.
Sejak
diluncurkan pada tahun 2019, BALI NYATE menjadi salah satu inovasi pelayanan
yang memberikan kemudahan bagi masyarakat. Melalui kerja sama dengan Rumah
Sakit Umum Daerah, Rumah Sakit Swasta, seluruh Puskesmas, serta enam Bidan
Praktik Mandiri, layanan ini memfasilitasi penerbitan Akta Kelahiran, Kartu
Keluarga (KK) baru, dan Kartu Identitas Anak (KIA).
Integrasi
layanan tersebut memungkinkan pengurusan dokumen kependudukan dilakukan melalui
fasilitas kesehatan tempat ibu dan bayi mendapatkan pelayanan. Dengan demikian,
orang tua tidak perlu datang langsung ke kantor Disdukcapil untuk mengurus
dokumen anak setelah persalinan.
Selain
mendukung kepemilikan dokumen kependudukan, BALI NYATE juga berperan dalam
mendukung kelancaran administrasi rumah sakit dan kebutuhan layanan kesehatan
bayi baru lahir, termasuk proses aktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan.
Kolaborasi lintas layanan ini menjadi bagian penting dalam menghadirkan
pelayanan yang lebih praktis dan terkoordinasi bagi masyarakat.
Dokumen
kependudukan yang telah selesai diproses kemudian diserahkan kepada keluarga
sebelum pasien meninggalkan fasilitas kesehatan. Mekanisme ini memberikan
kepastian bahwa orang tua dapat membawa pulang dokumen penting anak bersamaan
dengan kepulangan dari rumah sakit.
Salah
satu pelaksanaan BALI NYATE berlangsung di RSUD Tjitro Wardojo Purworejo pada
Kamis (17/9/2026). Kepala Ruang Peristi menyerahkan Akta Kelahiran, Kartu
Keluarga baru, dan Kartu Identitas Anak kepada Rendi Rahmatdani, warga Desa
Geparang, Kecamatan Purwodadi.
Penyerahan
dokumen tersebut dilakukan saat keluarga masih menjalani perawatan dan sebelum
kepulangan pasien. Rendi pun menyampaikan apresiasi atas kemudahan yang
diterimanya.
“Terima
kasih Disdukcapil Kabupaten Purworejo dan RSUD Tjitro Wardojo. Dengan inovasi
BALI NYATE, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga baru, serta Kartu Identitas Anak
saya sudah diserahkan sebelum kepulangan,” ungkap Rendi.
Manfaat
inovasi BALI NYATE juga tercermin dari jumlah pengajuan yang diterima
Disdukcapil Purworejo. Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 6.409 pengajuan,
sedangkan selama tahun 2025 mencapai 4.952 pengajuan.
Capaian
tersebut menjadi salah satu dasar Disdukcapil Kabupaten Purworejo mengajukan
BALI NYATE untuk mengikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Pro
Tematik 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).
Dalam
ajang tersebut, Disdukcapil Purworejo bersamai dengan Dinas Kesehatan
Daerah mewakili Kabupaten Purworejo. Pengajuan ini menjadi langkah untuk
memperkenalkan inovasi pelayanan publik yang mengedepankan integrasi
administrasi kependudukan dan layanan kesehatan.
Melalui
BALI NYATE, Disdukcapil Purworejo terus mendorong pelayanan yang berorientasi
pada kebutuhan masyarakat. Integrasi layanan diharapkan mampu memberikan
kemudahan bagi keluarga dalam memperoleh dokumen kependudukan, mendukung
administrasi rumah sakit, serta membantu pemenuhan kebutuhan kesehatan bayi
baru lahir secara lebih efektif.(sr)

.jpg)
_(1).jpg)
.jpg)