- Sisa 6 Kecamatan, Disdukcapil Purworejo Optimis Penerapan Kios Adminduk Tercapai Sesuai Target
- Disdukcapil Purworejo Perkuat Kolaborasi dengan Klinik Griya Saras Bruno untuk Mudahkan Layanan Adminduk
- Identitas Kependudukan Digital diperluas ke Panti Sosial, Disdukcapil Purworejo Perkuat Dukungan Layanan Perlinsos
- Dukung Perlinsos, Personel TNI di Purworejo Lakukan Aktivasi IKD
- Hingga Menjelang Magrib, Disdukcapil Purworejo Tuntaskan Penilaian Arsip Tahun 2026
- Penetapan Polri sebagai Agen Perlinsos Dorong Peningkatan Aktivasi IKD di Gerai Disdukcapil Purworejo Mal Pelayanan Publik
- Disdukcapil Purworejo Siap Fasilitasi Aktivasi IKD bagi Anggota Polri sebagai Agen Perlinsos
- IKD Jadi Pintu Masuk Aktivasi Mandiri Perlinsos, Disdukcapil Purworejo Perkuat Sosialisasi kepada Masyarakat
- Capaian Mentereng Akta Kelahiran dan IKD Bagelen Jadi Modal Tingkatkan Layanan Kios Adminduk
- Efektif Integrasikan Layanan, BALI NYATE Disdukcapil Purworejo Diajukan dalam KIPP Pro Tematik 2026
Identitas Kependudukan Digital diperluas ke Panti Sosial, Disdukcapil Purworejo Perkuat Dukungan Layanan Perlinsos

Keterangan Gambar : Suasana saat jemput bola aktivasi IKD bagi Pegawai Panti Sosial
Disdukcapil- Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Purworejo melakukan
jemput bola aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi pegawai Panti
Pelayanan Sosial Adi Yuswo Purworejo, Senin (5/10/2026).
Aktivasi
ini dipersiapkan untuk mendukung pegawai panti sebagai Agen Perlindungan Sosial
(Perlinsos), sekaligus memperkuat pemahaman bahwa IKD merupakan pintu masuk
akses layanan Perlinsos.
Kegiatan
tersebut merupakan tindak lanjut surat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat,
Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Tengah tertanggal 25
September 2026 tentang Permohonan Fasilitasi Identitas Kependudukan Digital.
Kepala
Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan
Data Disdukcapil Purworejo, Mukhamad Safi’i, S.E., mengatakan aktivasi IKD di
panti sosial penting untuk mendukung pelaksanaan Perlinsos. IKD menjadi pintu
masuk akses layanan Perlinsos karena memudahkan proses identifikasi dan
pemanfaatan layanan secara digital.
“Dinas
Sosial maupun panti memiliki peran sebagai Agen Perlinsos. Karena itu, mereka
perlu memiliki pemahaman dan kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada
masyarakat, mulai dari memberikan informasi, membantu proses pendaftaran,
hingga mendampingi masyarakat dalam mengakses layanan bantuan sosial secara digital,”
ungkapnya seusai kegiatan.
Menurutnya,
layanan jemput bola memastikan transformasi digital dapat dijangkau masyarakat
yang membutuhkan pendampingan langsung.
Fasilitasi
aktivasi IKD selanjutnya dijadwalkan di Rumah Pelayanan Sosial Wiloso Wredho,
Panti Pelayanan Sosial Dharma Putera, serta Rumah Pelayanan Sosial Wira Karya
Tama.
Perluasan
layanan ini menjadi bagian dari sinergi lintas sektor untuk mewujudkan pelayanan
administrasi kependudukan dan Perlinsos yang mudah, cepat, terintegrasi, serta
menjangkau seluruh lapisan masyarakat.(sr)

.jpg)
_(1).jpg)
.jpg)